Saat ini semangat cinta tanah air dan rela berkorban demi bagnsa dan negara pada remaja dan anak-anak di negara Indonesia kita tercinta sangat mengenaskan. Institusi pendidikan kurang berperan dalam memotivasi generasi penerus untuk membangun negara menjadi negara maju.
Televisi dan media lain hanya mengejar keuntungan semata tanpa melihat faktor pendidikan dan dampaknya bagi generasi muda. Kebanyakan tayangan di tv menampilkan sosok negara yang dama, tentram, damai, sejahtera, adil dan makmur yang berbeda dengan kenyataan dunia nyata.
Lihat saja sebagian generasi muda dan generasi tua kita sangat menggandrungi produk-produk asing. Tidak ada terbesit dalam benak mereka untuk menjadi pembuat daripada sekedar pembeli dan pemakai. Sebagian besar hanya mementingkan diri sendiri, tanpa peduli dengan kemajuan bangsa dan nasib saudara mereka yang butuh pertolongan di berbagai penjuru tanah air.
Hasilnya sudah terlihat bahwa negara kita hanya mampu menjadi konsumen saja. Kewirausahaan pun tidak benyak berkembang. Bisnis lokal yang mampu menembus pasar luar negeri pun tidak banyak jumlahnya.
Wajar bila jumlah pengangguran sangat besar jumlahnya tidak berimbang lapangan pekerjaan sangat kurang jumlahnya. Orang di desa berbondong-bondong datang ke kota untuk mencari penghidupan yang layak akibat pembangunan desa yang diabaikan.
Oleh sebab itu perlu peran serta pemerintah dan masyarakat untuk memotivasi anak-anak dan para remaja untuk memiliki semangat tekat untuk membangun negeri menjadi negara yang benar-benar aman, damai dan sejahtera.
kewirausahaan dalam bidang ekonomi
kepada para anggota komunitas dan perpustakaan online Indonesia, saya seorang pelajar ingin mengetahui lebih dalam mengenai: aspek, Peran Sektor, keberhasilan, alternatif kombinasi sumberdaya ekonomi, dan menerapkan jiwa wirausaha. tolong diberitahukan ya....
Post new comment