Untuk mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif dan juga sebaliknya dapat dilakukan langkah-langkah mudah berikut ini :
1. Mengubah awalan pada Predikat
Yaitu menukar awalan me- atau ber- dengan di- atau ter- dan begitu sebaliknya.
2. Menukar Subyek dengan Obyek dan sebaliknya
Menukar kata benda yang tadinya menjadi obyek menjadi subyek dan begitu sebaliknya.
Contoh :
Ibu memasak sayur => Sayur dimasak oleh ibu.
Joni berkawan dengan Ariel => Ariel dikawani Joni
----
Terima kasih untuk saudara Opayat. Kata 'Merubah' telah diganti menjadi 'Mengubah' pada artikel ini.
Comments
sumbang saran
Assalammualaiku Wr. Wb.
Dengan hormat,
Salut untuk pengelola laman ini. Saya baru saja tahu laman ini dari teman yang kebetulan butuh beberapa pengertian sesuai bidang studi dia.Saya tertarik melihat artikel dalam bidang studi bahasa Indonesia. Sedikit hal yang menganjal dalam subbab Mengubah Kalimat Aktif menjadi Pasif adalah contoh kalimat,
"Joni berkawan dengan Ariel => Ariel dikawani Joni"
hal ini berkaitan dengan hal-hal sebagai berikut:
1. Kalimat yang memiliki fungsi P (prediakat) berimbuhan ber- tergolong sebagai bentuk Kalimat Aktif Intransitif yang berarti tidak dapat diubah bentuk atau susunannya
2. Kalimat AKtif Intransitif, umumnya berpola S-P-Pel/K bukan S-P-O
3. Fungsi Pel (pelengkap) tidak dapat ditransfer atau diubah seperti halnya fungsi O (objek) menjadi fungsi S (subjek) dalam bentuk pasif
4. Awalan ber- tidak memiliki bentuk pasif selayaknya awalan me-, me-i, me-kan, memper-i dan atau memper-kan dengan bentuk pasif di-, di-i, di-kan, diper-i dan atau diper-kan.
Oleh karena itu, bentuk Kalimat Aktif Intransitif :
"Joni berkawan dengan Ariel" (benar dan tidak dapat dipasifkan)
namun, bentuk Kalimat Aktif Transitif:
"Joni melukai Ariel => Ariel dilukai Joni (benar dan dapat dipasifkan)
Demikian uraian dari saya. Tidak dengan maksud menggurui, hanya sebagai bahan pembanding dengan harapan agar semua dapat menjadi lebih baik lagi. Mohon maaf dan terima kasih.
Wassalam.