Sedikit Kekerasan Guru Pada Pendidikan Memang Dibutuhkan Agar Anak Didik Pintar

Mungkin kita sering mendengar kasus kekerasan yang dilakukan oleh guru kepada murid di tv dan koran. Menurut saya selama perlakuan kekerasan yang dilakukan masih dalam batas wajar demi terciptanya kondisi belajar mengajar yang kondusif, maka saya mendukung kekerasan tersebut.

Saat ini liberalisasi pendidikan sangat mengkhawatirkan, karena selama murid bisa membayar tinggi maka bangku tersedia dan guru akan mengajarkannya tanpa kekerasan. Masalah murid mau jadi pintar atau mau goblok itu urusan belakangan.

Lihat saja jaman dulu di mana untuk bisa naik kelas saja sulit, banyak guru killer, guru mudah menempeleng siswa yang tidak disiplin, siswa-siswi sangat menghormati dan menghargai gurunya, siswa terpacu untuk belajar giat dan mengerjakan pr dengan baik. Bandingkan dengan zaman sekarang di mana banyak sekolah yang siswanya kurang hormat dan suka melawan gurunya.

Karena sekolah dan guru yang kurang tegas maka murid jadi bebas sehingga tidak mengindahkan norma-norma dan peraturan yang ada. Misalnya murid akan berpenampilan seenaknya sendiri seperti preman atau spg, bebas bolos sekolah tanpa hukuman yang berat, bebas melakukan kenakalan di luar batas kewajaran, meremehkan guru, dan lain sebagainya.

Oleh karena itulah maka diperlukan peran pemerintah untuk membuat standar pendidikan yang baik yang dapat membuat murid takut dalam artian yang baik. Guru seharusnya boleh menghukum siswa yang nakal dan tidak disiplin dengan sedikit kekerasan dan hukuman fisik agar para siswa-siswi takut dan terpacu untuk belajar, patuh, taat, hormat, disiplin, bertanggung jawab, tahu aturan, dan lain sebagainya.

Kalau guru masa bodoh dengan murid karena takut masuk penjara akibat melakukan kekerasan ringan atau takut siswa berhenti pindah ke sekolah lain sehingga mengganggu kelancaran keuangan sekolah maka mau jadi apa negara kita nanti jika sdm kita memiliki kualitas yang rendah akibat pendidikan yang tidak mampu membentuk pribadi yang baik?

Iklan Sponsor (di luar tanggung jawab Organisasi.Org) :