Arti peribahasa Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara

Arti dari peribahasa Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara adalah Ada kalanya orang besar berkuasa yang sedang kesusahan ditolong oleh orang kecil yang lemah.  Peribahasa Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf H.  Peribahasa Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Ada kalanya orang besar berkuasa yang sedang kesusahan ditolong oleh orang kecil yang lemah.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara
Arti Peribahasa :  Ada kalanya orang besar berkuasa yang sedang kesusahan ditolong oleh orang kecil yang lemah
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : H
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf H

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara"

Poskan Komentar