Arti peribahasa Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya

Arti dari peribahasa Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya adalah Orang yang sedang marah dipanas-panasi agar bertambah marah.  Peribahasa Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf H.  Peribahasa Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Orang yang sedang marah dipanas-panasi agar bertambah marah.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya
Arti Peribahasa :  Orang yang sedang marah dipanas-panasi agar bertambah marah
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : H
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf H

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya"

Poskan Komentar