Arti peribahasa Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah

Arti dari peribahasa Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah adalah Selama hidup harus mengikuti aturan yang berlaku, setelah meninggal dunia berserah pada Yang Kuasa.  Peribahasa Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf H.  Peribahasa Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Selama hidup harus mengikuti aturan yang berlaku, setelah meninggal dunia berserah pada Yang Kuasa.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah
Arti Peribahasa :  Selama hidup harus mengikuti aturan yang berlaku, setelah meninggal dunia berserah pada Yang Kuasa
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : H
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf H

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah"

Poskan Komentar