Arti peribahasa Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang; tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang

Arti dari peribahasa Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang; tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang adalah Apabila seseorang secara sengaja mencari perselisihan maka hancurlah kerukunan hidup yang aman dan tentram.  Peribahasa Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang; tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf J.  Peribahasa Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang; tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Apabila seseorang secara sengaja mencari perselisihan maka hancurlah kerukunan hidup yang aman dan tentram.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang; tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang
Arti Peribahasa :  Apabila seseorang secara sengaja mencari perselisihan maka hancurlah kerukunan hidup yang aman dan tentram
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : J
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang; tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang; tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang; tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang; tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf J

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang; tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang"

Poskan Komentar