Arti peribahasa Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan

Arti dari peribahasa Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan adalah Hendaknya tidak mencela atau merusak suatu perkara yang tidak dikuasai.  Peribahasa Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf J.  Peribahasa Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Hendaknya tidak mencela atau merusak suatu perkara yang tidak dikuasai.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan
Arti Peribahasa :  Hendaknya tidak mencela atau merusak suatu perkara yang tidak dikuasai
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : J
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf J

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan"

Poskan Komentar