Arti peribahasa Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa

Arti dari peribahasa Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa adalah Suatu perilaku yang tidak sesuai pada tempatnya; Sifat yang saling bertentangan satu sama lain.  Peribahasa Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf K.  Peribahasa Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Suatu perilaku yang tidak sesuai pada tempatnya; Sifat yang saling bertentangan satu sama lain.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa
Arti Peribahasa :  Suatu perilaku yang tidak sesuai pada tempatnya; Sifat yang saling bertentangan satu sama lain
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : K
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf K

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa"

Poskan Komentar