Arti peribahasa Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah

Arti dari peribahasa Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah adalah Seseorang hendaknya pandai menyesuaikan diri dengan lingkungannya.  Peribahasa Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf K.  Peribahasa Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Seseorang hendaknya pandai menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah
Arti Peribahasa :  Seseorang hendaknya pandai menyesuaikan diri dengan lingkungannya
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : K
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf K

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah"

Poskan Komentar