Arti peribahasa Keluk paku asam belimbing; anak dipangku kemanakan dibimbing

Arti dari peribahasa Keluk paku asam belimbing; anak dipangku kemanakan dibimbing adalah Baik anak maupun keponakan harus sama-sama diberi arahan dan bimbingan.  Peribahasa Keluk paku asam belimbing; anak dipangku kemanakan dibimbing merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf K.  Peribahasa Keluk paku asam belimbing; anak dipangku kemanakan dibimbing dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Baik anak maupun keponakan harus sama-sama diberi arahan dan bimbingan.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Keluk paku asam belimbing; anak dipangku kemanakan dibimbing
Arti Peribahasa :  Baik anak maupun keponakan harus sama-sama diberi arahan dan bimbingan
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : K
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Keluk paku asam belimbing; anak dipangku kemanakan dibimbing pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Keluk paku asam belimbing; anak dipangku kemanakan dibimbing, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Keluk paku asam belimbing; anak dipangku kemanakan dibimbing di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Keluk paku asam belimbing; anak dipangku kemanakan dibimbing dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf K

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Keluk paku asam belimbing; anak dipangku kemanakan dibimbing"

Poskan Komentar