Arti peribahasa Lutung kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya

Arti dari peribahasa Lutung kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya adalah Akhir dari orang yang mencari kehidupan adalah kesenangan.  Peribahasa Lutung kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf L.  Peribahasa Lutung kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Akhir dari orang yang mencari kehidupan adalah kesenangan.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Lutung kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya
Arti Peribahasa :  Akhir dari orang yang mencari kehidupan adalah kesenangan
Bentuk Lain Peribahasa : Lotong kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : L
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Lutung kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Lutung kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Lutung kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Lutung kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf L

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Lutung kekah kumput jarinya; kembung sengal kentut jadinya"

Poskan Komentar