Arti peribahasa Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai

Arti dari peribahasa Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai adalah Sepedih-pedihnya orang merasakan kepedihan penderitaan orang lain, masih lebih pedih orang mengalami kepedihan tersebut.  Peribahasa Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf S.  Peribahasa Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Sepedih-pedihnya orang merasakan kepedihan penderitaan orang lain, masih lebih pedih orang mengalami kepedihan tersebut.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai
Arti Peribahasa :  Sepedih-pedihnya orang merasakan kepedihan penderitaan orang lain, masih lebih pedih orang mengalami kepedihan tersebut
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : S
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf S

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai"

Poskan Komentar