Arti peribahasa Sudah tidak bersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik

Arti dari peribahasa Sudah tidak bersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik adalah Orang miskin yang tidak memiliki sesuatu yang dimiliki oleh orang kaya.  Peribahasa Sudah tidak bersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf S.  Peribahasa Sudah tidak bersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Orang miskin yang tidak memiliki sesuatu yang dimiliki oleh orang kaya.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Sudah tidak bersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik
Arti Peribahasa :  Orang miskin yang tidak memiliki sesuatu yang dimiliki oleh orang kaya
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : S
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Sudah tidak bersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Sudah tidak bersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Sudah tidak bersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Sudah tidak bersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf S

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Sudah tidak bersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik"

Poskan Komentar