Arti peribahasa Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang

Arti dari peribahasa Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang adalah Jika dicaci janganlah marah dan jika dipuji janganlah merasa senang.  Peribahasa Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf T.  Peribahasa Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Jika dicaci janganlah marah dan jika dipuji janganlah merasa senang.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang
Arti Peribahasa :  Jika dicaci janganlah marah dan jika dipuji janganlah merasa senang
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : T
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf T

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang"

Poskan Komentar