Arti peribahasa Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas

Arti dari peribahasa Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas adalah Yang dikehendaki tidak terwujud sedangkan sarana atau alat yang digunakan malah hilang.  Peribahasa Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan huruf Y.  Peribahasa Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Yang dikehendaki tidak terwujud sedangkan sarana atau alat yang digunakan malah hilang.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas
Arti Peribahasa :  Yang dikehendaki tidak terwujud sedangkan sarana atau alat yang digunakan malah hilang
Bentuk Lain Peribahasa : -
Arti Kata Tidak Umum : -
Huruf Depan Peribahasa : Y
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : -

Informasi peribahasa Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bagian dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas di form komentar di bagian bawah situs web kita tercinta ini agar kita bisa diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas dalam ucapan maupun tulisan untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf Y

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Arti peribahasa Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas"

Poskan Komentar