Efek Kurang Tidur Lebih Baik daripada Kebanyakan Tidur Pada Manusia

Berdasarkan atas suatu penelitian di luar negeri didapatkan suatu kesimpulan tidak langsung bahwa orang yang punya kebiasaan tidur yang lama (tidur berlebihan) lebih berbahaya efeknya daripada orang yang terbiasa kekurangan tidur.  Tidur yang berlebihan memiliki resiko kematian sebanyak 44 persen.  Terutama pada orang yang memiliki kebiasaan waktu tidur lebih dari 9 jam dalam satu hari secara rata-rata.  Padahal waktu tidur manusia yang normal adalah antara 7,5 jam sampai dengan 8 jam perhari secara rata-rata.

Jika kebiasaan tidur lama ditambah dengan kebiasaan buruk lainnya seperti terlalu sering beraktivitas duduk dan tidak cukup berolahraga, maka hal ini akan sangat membahayakan tubuh orang yang melakukannya.  Hal ini dapat meningkatkan resiko kematian seseorang hingga sebanyak 44%.  Tentu saja seseorang yang punya kebiasaan buruk tidur berlama-lama bisa mati dalam usia muda di bawah rata-rata usia harapan hidup orang-orang yang ada di sekelilingnya.

Oleh sebab itu maka hendaknya kita selalu berupaya memperbaiki pola hidup kita menjadi pola hidup yang lebih sehat, khususnya pola tidur yang sehat.  Jika saat ini kita memiliki masalah tidur yang berlebihan, yaitu di atas 8 jam sehari, maka segeralah melakukan upaya-upaya pencegahan agar tidak lagi tidur berlebihan.  Ditambah lagi dengan memperbanyak olahraga serta menghindari beraktivitas sambil duduk seperti kebanyakan pegawai administrasi kantoran di sekitar kita.  Mencegah kematian dini akibat tidur kebanyakan tentu lebih baik daripada mengobati penyakit yang disebabkan olehnya.

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Efek Kurang Tidur Lebih Baik daripada Kebanyakan Tidur Pada Manusia"

Poskan Komentar