Terbaru :
Home » , , , » Pengertian dan Fase Masalah Menstruasi (Haid/Datang Bulan) Pada Perempuan

Pengertian dan Fase Masalah Menstruasi (Haid/Datang Bulan) Pada Perempuan

Oleh godam64 pada 05 November 2010 | 00:10

Setiap wanita pasti mengalami menstruasi. Menstruasi biasanya dimulai pada masa pubertas (puber) dan biasanya terjadi di usia 11 tahun dan berakhir hingga masa monopouse. Menstruasi mengacu pada pengeluaran secara rutin darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dinding rahim. Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan pendarahan dan terjadi setiap bulannya secara rutin kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi terjadi secara terus-menerus setiap bulannya itu disebut siklus menstruasi.

Normalnya, Menstruasi berlangsung selama 3–7 hari. Menstruasi yang pertama kali (menarke) sering terjadi pada usia 11 tahun, tetapi bias juga terjadi pada usia dibawah 11 thn atau bahkan lebih dari usia 11 tahun misalnya saja usia 16 th. Hari pertama terjadinya pendarahan dihitung sebagai awal menstruasi (hari ke 1). Siklus berakhir tepat sebelum siklus mens berikutnya. Hampir dari 90 % siklus menstruasi pada wanita berkisar antara 25–35 hari dan hanya 10–15 % wanita yang memiliki tidak teratur yaitu siklus 28 hari, hal ini merupakan indikasi bahwa adanya permasalahan pada kesuburan.

Siklus Mentruasi Terdiri Dari 3 Fase :

1. Fase Folikuler

Diawali dari hari pertama saat menstruasi sampai sesaat sebelum kadar LH meningkat dan terjadi pelepasan sel telur (ovulasi). Disebut fase folikuler karena pada saat ini terjadi pertumbuhan folikuler di dalam ovarium.

Pada pertengahan fase folikuler kadar FSH sedikit meningkat hingga menyebabkan merangsangnya pertumbuhan sekitar 3 – 30 folikel yang masing – masing mengandung 1 sel telur namun hanya 1 folikel yang terus tumbuh dan yang lainnya akan hancur dengan sendirinya. Pada suatu siklus sebagian endometrium dilepaskan sebagao respon terhada[ penurunan kadar hormone estrogen dan prosgesteron.endometrium terdiri dari 3 lapisan, lapisan paling atas dan tengah akan dilepaskan sedangkan lapisan yang paling dasar dipertahankan dan menghasikan sel – sel baru utk kembali membentuk sel – sel yang telah dilepaskan. Darah yang hilang saat menstruasi sebanyak 28 – 283 gram, darah menstruasi biasanya tidak membeku kecuali jika pendarahannya sangat hebat.

2. Fase Ovulatoir

Diawali saat kadar LH meningkat dan pada fase ini dilepaskan sel telur. Sel telur biasanya dilepaskan dalam waktu 16 sampai dengan 32 jam setelah terjadi peningkatan kadar LH. Folikel yang matang akan menonjol dari permukaan ovarium yang akhirnya pecah dan melepaskan sel telur.

3. Fase Luteal

fase ini terjadi setelah ovulasi dan berlangsung sekitar 14 hari setelah melepasnya telurnya folikel yang pecah kembali menutup dan membentuk korpus luteum yang menghasilkan sejumlah besar progesterone. Progesterone menyebabkan suhu tubuh sedikit meningkat selama fase luteal dan tetap tinggi sampai siklus yang baru dimulai. Setelah 14 hari korpus luteum akan hancur dan siklus yang barui akan dimulai kembali kecuali jika terjadi pembuahan.
Share this article :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
Jaringan Ilmu Pengetahuan : Situs Web Inggris | Situs Web Indonesia | Toko Online
Hak Cipta / Copyright © 2005-2014 godam64 - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Powered by Blogger