Arti dari peribahasa Durian seambung dengan timun adalah Orang baik namun lemah apabila bergabung dengan orang kuat yang berkhianat maka ak...
Home » Kamus Peribahasa D
Tampilkan postingan dengan label Kamus Peribahasa D. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamus Peribahasa D. Tampilkan semua postingan
Arti peribahasa Durian dengan mentimun, menggolek rusak, kena golek binasa
Arti dari peribahasa Durian dengan mentimun, menggolek rusak, kena golek binasa adalah Orang yang lemah tidak berdaya dibangdingkan orang y...
Arti peribahasa Duri di hutan siapa pertajam
Arti dari peribahasa Duri di hutan siapa pertajam adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa tidak ada batasnya . Peribahasa Duri di hutan siapa...
Arti peribahasa Dunia diadang, saku-saku dijahit
Arti dari peribahasa Dunia diadang, saku-saku dijahit adalah Orang yang ingin bersenang-senang namun tidak mau rugi . Peribahasa Dunia dia...
Arti peribahasa Dulukan yang dulu merasa garam
Arti dari peribahasa Dulukan yang dulu merasa garam adalah Lebih mengutamakan orang-orang tua dalam mengerjakan sesuatu . Peribahasa Duluk...
Arti peribahasa Dulu timah, sekarang besi
Arti dari peribahasa Dulu timah, sekarang besi adalah Orang kecil mendapatkan kedudukan tinggi . Peribahasa Dulu timah, sekarang besi meru...
Arti peribahasa Dulu sorak, kemudian tohok
Arti dari peribahasa Dulu sorak, kemudian tohok adalah Menggembar-gemborkan sesuatu hal yang belum pasti terjadi . Peribahasa Dulu sorak, ...
Arti peribahasa Dulu rampak rimbun daun, kini 'lah sangat merarasi
Arti dari peribahasa Dulu rampak rimbun daun, kini 'lah sangat merarasi adalah Dahulu keadaannya kaya raya dan cakep namun saat ini kea...
Langganan:
Postingan (Atom)