Terbaru :
Home » , , » Perbedaan Antara Sastra Baru Dengan Sastra Lama

Perbedaan Antara Sastra Baru Dengan Sastra Lama

Oleh godam64 pada 01 Mei 2006 | 00:00

A. Sastra Lama
Sastra lama adalah sastra yang berbentu lisan atau sastra melayu yang tercipta dari suatu ujaran atau ucapan. Sastra lama masuk ke indonesia bersamaan dengan masuknya agama islam pada abad ke-13. Peninggalan sastra lama terlihat pada dua bait syair pada batu nisan seorang muslim di Minye Tujuh, Aceh.

Ciri dari sastra lama yaitu :
- Anonim atau tidak ada nama pengarangnya
- Istanasentris (terikat pada kehidupan istana kerajaan)
- Tema karangan bersifat fantastis
- Karangan berbentuk tradisional
- Proses perkembangannya statis
- bahasa klise

Contoh sastra lama : fabel, sage, mantra, gurindam, pantun, syair, dan lain-lain.

B. Sastra Baru
Sastra baru adalah karya sastra yang telah dipengaruhi oleh karya sastra asing sehingga sudah tidak asli lagi.

Ciri dari sastra baru yakni :
- Pengarang dikenal oleh masyarakat luas
- Bahasanya tidak klise
- Proses perkembangan dinamis
- tema karangan bersifat rasional
- bersifat modern / tidak tradisional
- masyarakat sentris (berkutat pada masalah kemasyarakatan)

Contoh sastra baru : novel, biografi, cerpen, drama, soneta, dan lain sebagainya.
Rekomendasikan artikel ini :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
Jaringan Ilmu Pengetahuan : Link Singkat Organisasi.Org | Bacaan Singkat Sarat Ilmu | Forum Komunitas yang Baik
Hak Cipta / Copyright © 2005-2014 godam64 - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Powered by Blogger