Aroma Bau Bayi Menyebabkan Kecanduan Pada Ibu dan Perempuan

Berdasarkan suatu penelitian ditemukan bahwa aroma bau bayi yang baru lahir (orok) bisa merangsang bagian otak yang mengatur perasaan senang atau bahagia pada ibu yang melahirkannya maupun pada wanita / perempuan lain.  Itulah sebabnya mengapa ada banyak orang yang senang menggendong-gendong bayi serta menciuminya berkali-kali dengan perasaan yang senang riang gembira.  Hal tersebut merupakan sesuatu yang memang sengaja diciptakan oleh Allah SWT pada anak yang baru lahir agar selalu mendapatkan perhatian dan kasih sayang orangtua dan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Bau aroma bayi dapat mempengaruhi cara otak berpikir dan berperasaan karena bau bayi akan merangsang produksi zat dopamin pada otak sehingga akan muncul suatu perasaan senang atau bahagia.  Karena rasa senang dan bahagia membuat orang menjadi nyaman, maka wajar kiranya jika hal tersebut membuat seseorang menjadi ketagihan untuk mendapatkannya lagi.  Dopamin secara alami muncul ketika seorang manusia makan makanan enak, melakukan hubungan suami isteri yang nikmat, dan lain sebagainya.

Dengan adanya bau aroma yang menyenangkan sang ibu, maka otomatis si bayi yang baru terlahir ke dunia tersebut akan mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang besar.  Sang ibunda maupun wanita lain yang ada di sekitarnya akan mencurahkan segenap sumber dayanya untuk menjaga dan merawat sang anak karena menyebabkan sesuatu yang menyenangkan pada diri mereka.  Entah apa yang akan terjadi seandainya bau aroma bayi baru lahir (orok) tidak menimbulkan rasa senang atau bahkan malah memunculkan perasaan sedih.  Mungkin sesuatu yang buruk yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Aroma Bau Bayi Menyebabkan Kecanduan Pada Ibu dan Perempuan"

Poskan Komentar