Cara Mengundang Anak-Anak Datang ke Masjid / Musholla

Melihat masjid yang jarang didatangi oleh anak-anak dan remaja tentu membuat kita sedih.  Seharusnya masjid menjadi pusat kegiatan umat Islam dari berbagai kalangan, baik yang masih mudah maupun yang sudah lansia.  Jika anak-anak dan remaja lebih suka berada di luar masjid daripada di dalam lingkungan masjid, itu berarti para pengurus masjid dan mushola harus melakukan berbagai upaya untuk membuat anak-anak mau datang ke masjid atau musholla.

Beberapa Cara Mendatangkan Anak-Anak dan Remaja ke Masjid / Musholla :

1. Membuat Kelas Bimbingan Belajar Islami

Ada baiknya masjid memanfaatkan ruangan masjid atau ruangan lain yang tidak dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak dan remaja.  Jika pengurus masjid berhasil mendatangkan guru bimbel yang berkualitas tentu akan ada banyak anak-anak dan abg remaja yang dengan senang hati datang ke masjid atau musholla.  Di sela-sela kegiatan belajar mengajar tidak lupa diselingi dengan penyampaian ajaran dan nilai-nilai agama Islam yang baik dan benar.

2. Membuat Tempat Bermain Play Ground Anak-Anak Islami

Daripada anak-anak dan orangtua pergi ke mall atau pusat perbelanjaan yang jaraknya relatif jauh, tentu akan lebih baik jika di masjid dekat rumah dibuatkan tempat bermain islami yang tidak dipungut bayaran sepeser pun.  Dengan begitu para orangtua atau para penjaga anak-anak kecil akan dengan senang hati membawa anak-anak untuk bermain di play ground milik masjid.  Acara bermain tentu akan lebih asyik lagi jika ada pemandu permainan anak-anak yang direkrut oleh pengurus DKM masjid.  Dengan demikian anak-anak dan yang menjaganya pun bisa diberikan siraman rohani yang berlandaskan ajaran agama Islam yang baik dan benar.

3. Membuka Kelas Belajar Agama Secara Modern

Belajar agama menjadi lebih seru jika Taman Pendidikan Al-Qur'an dibuat dengan teknik yang modern dengan berbagai bentuk permainan yang disukai anak-anak.  Saat ini belajar bisa dilakukan lewat komputer dan peralatan canggih lainnya.  Jika anak belajar agama lewat multimedia tentu akan membuat semangat belajar anak menjadi lebih besar.  Apalagi jika pengajarnya profesional dan bahan ajarannya sangat menarik bagi anak-anak dan remaja.  Jika perlu buat desaian tempat belajar yang nyaman, modern, berAC dan mengasyikkan.

4. Menyediakan Fasilitas Olahraga dan Hobi

Jika masjid menyediakan fasilitas olahraga tentu anak-anak dan remaja akan banyak yang mau datang ke masjid.  Yang penting bagi mereka adalah bisa menyalurkan hobi mereka tanpa mengeluarkan uang alias gratis.  Misalkan pemberian fasilitas olahraga tenis meja, badminton, futsal, senam kesegaran jasmani, tenis, bola voli, bola basket, renang, dan lain sebagainya.  Tentunya yang bisa mengakses fasilitas olahraga dan hobi di lingkungan masjid tersebut hanya orang-orang yang rajin beribadah di masjid atau orang yang baru sekali atau baru beberapa kali mencicipi sarana dan prasarana menyenangkan di lingkungan masjid.  Jika sering memakai fasilitas tetapi tidak mau ibadah maka diberikan pengertian secara baik-baik kecuali yang non muslim.

---

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan pengurus masjid untuk mendatangkan generasi muda datang ke masjidnya.  Pada waktunya sholat, maka kegiatan dihentikan sementara untuk sholat berjamaah.  Jika tidak ada tempat maka bisa diupayakan tempat di luar masjid di lahan warga atau rumah warga.  Masalah dana adalah masalah yang tidak perlu dikhawatirkan.  Cukup membuat proposal dan menawarkannya kepada orang yang tepat, maka dana bisa didapatkan dengan mudah.  Yang penting jangan terlalu boros dalam biaya operasionalnya.  Tentunya akan lebih mudah lagi jika membuat jaringan dengan masjid lain untuk menggelar kegiatan rutin penarik anak-anak, sehingga donatur lebih mudah untuk meninfakkan dananya.

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Cara Mengundang Anak-Anak Datang ke Masjid / Musholla"

Poskan Komentar