Tanda / Ciri-Ciri Orang yang Suka Berbohong / Dusta / Ngibul

Memiliki kemampuan untuk mendeteksi kebohongan yang dilakukan oleh orang lain itu sangat penting sekali bagi diri kita sendiri dan orang-orang yang kita sayangi.  Orang yang senang berbohong harus kita waspadai agar jangan sampai membuat diri kita, keluarga kita, teman-teman kita celaka karena menjadi korban kedustaannya.  Orang yang suka bohong biasanya tidak disukai oleh orang-orang yang ada di sekitarnya karena takut menjadi korban berikutnya.

Kebohongan orang lain bisa berdampak luas bagi diri seseorang.  Karena kebohongan seseorang bisa membunuh orang lain akibat terbakar emosi.  Biasanya fitnah, adu domba dan provokasi menjadi penyebab dari perbuatan keji tersebut.  Ada juga orang yang kehilangan banyak harta benda karena dibohongi orang lain.  Para penipu biasanya melakukan aksi kejahatannya dengan membohongi orang lain.  Itulah sebabnyak mengapa kita harus berhati-hati dengan orang yang suka berbohong.

Beberapa Tanda / Ciri-Ciri Orang yang Suka Bohong / Dusta / Ngibul, Dan Sejenisnya :

1. Bicaranya Tidak Konsisten

Orang yang suka bohong tentu kata-katanya suka berubah-ubah tidak konsisten.  Hari ini ngomong A, lain hari ngomong B.  Karena terlalu sering berbohong jadi sulit untuk mengingat kebohongan-kebohongan yang telah dilakukan sehingga pada akhirnya salah bicara sehingga yang dibicarakan terlihat ketidak konsistensiannya.

2. Suka Mengalihkan Pembicaraan

Jika merasa sudah terpojok atau terpaksa, maka seorang pembohong akan mencoba mengalihkan perhatian orang yang menjadi lawan bicaranya dengan topik pembicaraan yang berbeda.  Dari awalnya membicarakan topik bahasan A dipaksa berubah menjadi topik bahasan B yang berbeda.  Hal tersebut dilakukan agar kebohongannya tidak diketahui orang-orang tertentu,

3. Sering Melakukan Kebohongan di Masa Lalu

Kebiasaan bohong juga bisa kambuh.  Walaupun seseorang sudah meninggalkan kebiasaan bohongnya dari kelakuan suka bohongnya di masa lalu, namun bisa saja seseorang menjadi pembohong kembali ketika merasa diperlukan.  Jadi kita harus tetap mewaspadai aksi pendusta kambuhan yang dulunya suka membohongi orang-orang.

4. Menghindari Sumpah

Ketika orang yang suka bohong membuat suatu pernyataan yang meragukan atau dicurigai tidak sesuai fakta yang ada di lapangan, maka cobalah minta orang tersebut bersumpah.  Sumpahnya kalau bisa yang berkaitan dengan agama yang dianut si tukang bohong tersebut.  Minta si pembohong bersumpah demi Tuhannya.  Biasanya hanya pembohong yang atheis dan yang keimanannya lemah saja yang berani bohong atas Tuhannya sendiri.

5. Menampilkan Gelagat Mencurigakan

Cobalah desak orang yang berbohong untuk mengaku dengan pendekatan yang baik dan bersahabat.  Orang yang bohong bisa saja akan merasa tersinggung dan terlihat gelagat mencurigakannya saat dituduh berkata dusta.  Bahkan jika terus didesak orang yang berbohong akan menjadi naik pitam dan akan memarahi si pendesak dengan amarah yang mencurigakan juga.

6. Berbicara Beda ke Tiap Orang

Orang yang senang bohong kepada banyak orang bisa saja berkata beda antara orang yang satu dengan orang yang lain.  Itulah sebabnyak kita perlu mengecek kekonsistenan cerita ke tukang bohong ke orang yang pernah berbicara dengan tukang bohong.  Jika memang benar terdapat perbedaan versi suatu topik pembicaraan, maka si tukang bohong mungkin telah melakukan aksi kebohongannya lagi.

7. Banyak Orang yang Tidak Suka

Salah satu ciri orang yang suka bohong adalah tidak disukai oleh banyak orang.  Namun tukang bohong belum tentu dimusuhi dan dijauhi orang-orang.  Bisa saja si tukang bohong suka berdusta dengan cara bercanda dalam bentuk penyampaian yang baik dan menyenangkan orang-orang sehingga orang lain tidak sampai benci dengannya.  Hanya saja orang-orang tidak suka dengan kelakuan suka bohongnya yang bisa menjadikan orang lain sebagai target kebohongannya.

8. Suka Menambah-Nambahkan Pembicaraan

Orang yang suka berbohong bisa melebih-lebihkan suatu pembicaraan dengan kebohongan.  Berbagai cerita tambahan ditambahi agar orang yang mendengarnya menjadi lebih tertarik untuk mendengarnya.  Bagi orang yang tidak tahu, mungkin akan menganggap serius cerita yang disampaikan tukang membual tersebut, akan tetapi bagi yang sudah tahu tentu akan menjadi pendengar yang tidak serius.

---

Apabila kita bertemu dengan orang yang ciri-cirinya ada di atas maka kita harus waspada dengan orang seperti itu.  Orang yang suka bohong tidak akan merasa berat untuk membuat kebohongan-kebohongan baru demi kepentingan dirinya sendiri atau kepentingan golongannya.  Jangan sampai kita menjadi korban berikutnya.  Dibohongi itu biasanya tidak menyenangkan, kecuali bohong dalam rangka bercanda yang bisa membuat senang orang di sekitarnya.  Namun mau bagaimana pun yang namanya bohong itu tetap perbuatan tercela yang harus dihindari.

Artikel Terkait :

0 Respon Pada "Tanda / Ciri-Ciri Orang yang Suka Berbohong / Dusta / Ngibul"

Poskan Komentar